ASAL USUL DESA BANGO
Desa Bango terletak di Kecamatan Demak Kabupaten Demak yang memberi nama yaitu
Yi Waru. Beliau adalah pendiri desa ini, pada zaman Majapahit. Alasan kenapa
namanya Desa Bango karena zaman dahulu banyak ditemukan burung bangau.
Desa ini memiliki 4 kampung/ dukuh yaitu Dukuh Gesik, Dukuh
Botoreco, Dukuh Jebor, dan Dukuh Gesik Lor. Di Dukuh Gesik terdapat beberapa
bukti-bukti sejarah diantaranya Sipon, Punden, Kedung.
Sipon adalah benteng Belanda atau tempat persembunyian tentara Belandayang
terletak di Desa Bango saat perang melawan masyarakat Desa Bolo, yang berada di
depan Desa Bango. Dalam perang tersebut di Desa Bango masih memiliki tokoh
sejarah yaitu mbah Wadiran, beliau adalah tokoh yang ikut berperang melawan
Belanda tapi beliau ditangkap dan dibawa Belanda ke Kudus untuk dijadikan
pencatat siapa saja orang-orang yang ikut Belanda.
Punden adalah mekan Raden Sumantri, beliau adalah pendiri Dukuh Gesik. Tiap
tahunnya di Punden diadakan upacara untuk mengirim doa pada Raden Sumantri.
Kedung adalah peninggalan Belanda. Kedung itu diberi nama “Kedung Sumber
Ajaib”. Sekarang masyarakat DEsa Bango Mengambil air di Kedung itu uintuk
dimasak dan diminum.



mana tuuuuuh ?? hh ,,
BalasHapusdesany gak terknl...hehehe..
BalasHapus